Tasikmalaya, 20/6 (ANTARA) - Petugas Polresta Tasikmalaya hingga Minggu sore masih menyelidiki dan memburu anggota geng motor yang diduga menjarah sebuah toko pakaian distro di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya, Minggu dini hari.
Hasil penyelidikan pihak kepolisian di lokasi kejadian terdapat sejumlah barang bukti, seperti tongkat besi, barkode baju dan gantungan pakaian ditemukan berceceran sepanjang jalan yang dilewati kawanan penjarah.
Kabag ops Polresta Tasikmalaya, Kompol Yono Kusyono, menjelaskan, para pelaku dipastikan kawanan geng motor, aksi pelariannya diketahui ke arah pusat kota dengan adanya barang bukti isi dalaman tas yang dibuang berceceran sepanjang jalan.
"Kemungkinan mereka langsung memakai barang jarahannya, hanya gantungannya dibuang dijalan," katanya yang hingga saat ini Polisi masih melakukan pencarian pelaku penjarahan.
Aksi penjarahan toko baju distro 'RPM Shoop' terjadi setelah digelar operasi rutin penertiban geng motor oleh Polresta Tasikmalaya setiap Sabtu malam hingga tengah malam.
Seorang saksi mata, Uden (30) kejadian tersebut dilakukan oleh kelompok motor sekitar 20 orang yang masih berusia remaja berada di depan toko distro.
Sebelumnya Uden yang berada di studio stasiun radio disamping toko distro mendengar suara pecahan kaca, hingga seluruh karyawan radio yang sedang piket melihat kondisi di luar dari balik kaca.
"Mereka awalnya berada di sana sebentar dan langsung pergi, tetapi datang lagi dengan jumlah yang lebih banyak," katanya.
Dijelaskan dia, kawanan anak muda mengendarai sepeda motor itu berdiri berjajar di depan toko baju distro dan sebagian dari mereka masuk dan menjarah barang yang ada di dalam toko tersebut.
"Kejadiannya hanya berlangsung cepat hanya beberapa menit saja," katanya.
Usai peristiwa mencekam itu terjadi, Uden menghubungi pemilik distro melalui telepon seluler dan menginformasikan kejadian penjarahan barang yang dijajakan di distro.
"Mereka sebelumnya sempat dihalangi oleh bus, dengan menyalakan kelaksonnya, kawanan motor ini pun langsung kabur," katanya.
Sementara itu pemilik toko distro, Yadika (26), para pelaku telah menjarah sejumlah baju kaos, sweeter, tas, sandal dan sepatu yang tengah dipajang dalam toko.
Akibat peristiwa penjarahan dan pengrusakan toko tersebut, pemilik toko mengalami kerugian hingga mencapai Rp10 juta lebih.
"Mereka telah mengambil barang-barang jajakan di distro saya, katanya pelakunya banyak," kata Yadika.
***4***
(U.KR-FPM/B/Y008/Y008) 20-06-2010 19:03:50
