"Alhamdulillah aman," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena melalui telepon seluler, Selasa malam.
Laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) titik gempa berlokasi sekitar 82 kilometer arah barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 60 kilometer.
Ruhena menyampaikan, guncangan gempa itu cukup terasa di seluruh wilayah Kabupaten Pangandaran, meski begitu hasil pemantauan di lapangan tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut.
"Mudah-mudahan tidak ada yang rusak," katanya.
Baca juga: Gempa magnitudo 5,2 guncang Kabupaten Pangandaran
Ia menambahkan, jajarannya masih terus melakukan pemantauan di lapangan, terutama di daerah yang berpotensi terjadi kerusakan untuk memastikan lebih lanjut dampak dari gempa bumi.
"Kita masih terus melakukan pemantauan di beberapa lokasi yang berpotensi terdampak," katanya.
Ia menyampaikan, BPBD Pangandaran masih menunggu laporan perkembangan dari BMKG dan tetap siaga di lapangan.
Hasil laporan, kata dia, gempa bumi yang terjadi Selasa sore tidak berpotensi tsunami, dan hingga menjelang malam tidak ada gempa susulan.
"Sementara baru satu kali, mudah-mudahan tak ada susulan lagi," katanya.
Baca juga: Gubernur: RSUD Pandega Pangandaran harus siap layani pasien COVID-19
Baca juga: Gempa di barat daya China telan empat nyawa
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Staf Redaksi Jabar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.