Cirebon (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat, menggagalkan aksi tawuran bersenjata tajam di kawasan Kecamatan Kesambi saat patroli intensif yang dilakukan pada Sabtu (16/5) dini hari.

Kepala Satuan Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni di Cirebon, Sabtu, mengatakan peristiwa tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran di Kecamatan Kesambi sekitar pukul 03.00 WIB.

Ia mengatakan patroli rutin dilakukan sebagai upaya mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama aksi tawuran remaja serta kejahatan jalanan pada jam rawan dini hari.

Menurut dia, saat petugas tiba di lokasi itu, kelompok pemuda tersebut langsung melarikan diri dan berpencar ke sejumlah arah untuk menghindari pengejaran aparat kepolisian.

“Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke beberapa titik di wilayah Kota Cirebon,” ujarnya.

Dalam proses pengejaran itu, kata dia, salah satu terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor terjatuh setelah kehilangan keseimbangan.

Dari kejadian tersebut, aparat kepolisian mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Joni menuturkan hasil pemeriksaan awal mengungkap adanya lokasi penyimpanan senjata tajam, yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

“Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam di wilayah Pekiringan,” katanya.

Ia menyebutkan lima orang yang diamankan masing-masing berinisial MAP (19) warga Kota Cirebon, FH (17), TF (17), AA (17) warga Kabupaten Cirebon, serta IF (21) warga Kota Cirebon.

Selain mengamankan para terduga pelaku itu, kepolisian juga menyita dua unit sepeda motor, dua senjata tajam jenis celurit panjang, satu senjata tajam jenis corbek, dua celurit, serta satu stik golf yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.

“Aksi tawuran yang melibatkan senjata tajam sangat membahayakan keselamatan masyarakat maupun para pelaku sendiri,” tuturnya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026