Cianjur (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menginstruksikan seluruh satuan pendidikan memaksimalkan pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah itu.

Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin di Cianjur, Rabu, mengatakan pihak sekolah diminta untuk rutin melakukan pemeliharaan gedung dan ketika ditemukan kerusakan ringan dapat langsung dilakukan perbaikan, seperti atap bocor, agar tidak meluas.

Cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur, lanjutnya, dapat mempercepat kerusakan bangunan yang semula ringan menjadi berat, terlebih ketika kondisi awal bangunan sudah mengalami kerusakan karena lapuk dimakan usia.

“Berbagai upaya antisipasi dapat dilakukan pihak sekolah, ketika ada kerusakan kecil segera perbaiki, jangan menunggu menjadi lebih parah karena cuaca ekstrem dapat memicu terjadi berbagai macam bencana," katanya.

Pihaknya juga meminta sekolah untuk melakukan mitigasi guna keselamatan siswa, salah satunya dengan memindahkan kegiatan belajar ke ruang kelas yang lebih aman ketika terdapat potensi bahaya saat hujan turun deras.

Sedangkan upaya mengantisipasi berbagai hal yang bisa terjadi ketika cuaca ekstrem, menurut dia, pihak sekolah dapat memaksimalkan pemeliharaan sarana prasarana tanpa menunggu kerusakan baru kemudian diperbaiki.

Bahkan pihaknya juga menekankan pihak sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan cara rutin membersihkan sampah dan saluran air yang ada di lingkungan sekolah agar tidak terjadi banjir dan tempat berkembang biaknya penyakit.

“Saat musim hujan banyak genangan air dan kondisi yang kotor dapat menjadi sarang penyakit. Untuk itu kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah harus rutin dilakukan terutama saat cuaca ekstrem," katanya.

Hingga saat ini, menurut dia, sosialisasi terus digencarkan ke seluruh tingkatan sekolah yang ada di Cianjur, melalui kepala sekolah, kordinator pendidikan di masing-masing kecamatan, siswa, dan orang tua siswa, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan cuaca ekstrem.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026