Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk pengembangan riset dan implementasi teknologi dalam mengoptimalkan potensi Garut, sehingga dapat mempercepat pembangunan daerah berbasis pada data riset yang akurat.
"Garut butuh akselerasi, inovasi, dan implementasi teknologi bagi kemajuan daerah ini di masa yang akan datang," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Garut, Rabu.
Bupati bersama jajaran menunjukkan keseriusannya membangun Garut dengan menemui langsung pihak BRIN di Jakarta untuk mengoordinasikan pengembangan riset dan implementasi teknologi guna mengoptimalkan potensi Garut.
Pihak BRIN, kata Bupati, menyambut baik adanya kolaborasi sebagai cara Kabupaten Garut bisa lebih cepat maju melalui inovasi yang tepat guna untuk pembangunan daerah.
"Kita bicara tentang bagaimana peluang ke depan bersama-sama membangun Garut dengan potensinya yang dikawal BRIN," katanya.
Bupati Garut saat kunjungannya ke Jakarta, Selasa (24/2) itu diterima Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi dan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN Agus Haryono.
Kehadiran para ahli di BRIN, kata dia, untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Garut berbasis pada data riset yang akurat, dan BRIN menyatakan siap untuk membantu Garut.
"Semoga terealisasi, karena ini sangat diharapkan supaya Garut akselerasinya cepat dengan pemanfaatan inovasi dan teknologi," katanya.
Sebelumnya, Kabupaten Garut meraih penghargaan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BRIN dengan perolehan nilai indeks sebesar 3,85.
Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi menyampaikan capaian penghargaan IDSD tersebut menjadi titik awal penguatan berbagai sektor di Garut.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026