Cianjur (ANTARA) - Satuan Lalulintas Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, menempatkan tim pengurai kemacetan di sejumlah titik rawan kepadatan arus selama bulan puasa sehingga tidak terjadi macet total terutama saat menjelang berbuka puasa.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Sabtu, mengatakan sekitar 50 orang personil Satlantas Polres Cianjur diturunkan untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan seperti pusat kuliner, kafe dan rumah makan.
Pihaknya telah melakukan sejumlah upaya dalam mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas selama bulan puasa termasuk melakukan rekayasa arus di sejumlah titik seperti di pusat kuliner tengah kota dan pusat keramaian di sepanjang jalur Puncak-Cianjur.
"50 orang personil Satlantas Polres Cianjur disiagakan setiap hari di sejumlah titik rawan di tengah kota selama bulan puasa terutama pada petang hingga malam dimana volume kendaraan meningkat," katanya.
Puluhan personil melakukan pengaturan hingga rekayasa arus ketika terlihat antrean panjang di sejumlah titik seperti di Jalan Siliwangi, Mangunsarkoro, Abdulah Bin Nuh, Pangeran Hidayatullah dan sejumlah titik pusat kuliner selama bulan puasa.
Termasuk mengalihkan arus ke sejumlah jalur alternatif di dalam kota guna mencegah macet saat menjelang berbuka puasa di pusat keramaian di sepanjang jalur protokol dan jalur utama Cianjur.
"Kami juga menyiagakan sejumlah petugas pusat keramaian dan perbelanjaan yang sejak beberapa hari puasa mengalami peningkatan angka kunjungan terutama rumah makan dan warung makan saat menjelang berbuka," katanya.
Dia mengimbau masyarakat terutama pengendara mematuhi aturan dan anjuran petugas, tidak memarkir kendaraan saat berbelanja di pusat kuliner atau lokasi yang menjajakan takjil dadakan di sejumlah titik di pusat kota Cianjur.
"Setiap hari selama bulan puasa petugas dan tim pengurai macet disiagakan guna mengatur kelancaran arus lalulintas di sejumlah titik rawan saat menjelang berbuka puasa," katanya.
