Dekan Fakultas Farmasi Unpad Prof Auliya Abdurrohim Suwantika menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga profesional di bidang rekayasa kosmetik terus meningkat seiring berkembangnya industri kosmetik nasional.
“Fakultas Farmasi Unpad memiliki sumber daya manusia yang kompeten di bidang kosmetik, sarana dan prasarana yang memadai, serta laboratorium yang mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian mahasiswa,” kata Auliya.
Ia menambahkan, lulusan Prodi Rekayasa Kosmetik diharapkan memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri, baik sebagai formulator, regulator, maupun wirausahawan di bidang kosmetik.
“Fakultas Farmasi Unpad juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain industri kosmetik, BPOM, dan Kementerian Kesehatan RI, dalam penyusunan kurikulum,” katanya.
Baca juga: MAKI ingatkan Unpad hati-hati gunakan dana bencana Aceh
Baca juga: PALAWA Unpad-IKA Unpad bencana Aceh Tamiang buat posko
Baca juga: Ikano Unpad menggalang dana abadi 2025 lewat konser amal
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Unpad buka program studi Rekayasa Kosmetik
