Bandung (ANTARA) - Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Mapala se-Aceh menyebutkan saat ini pengungsi korban bencana alam membutuhkan bantuan yang sangat mendesak berupa logistik, air bersih, obat-obatan, susu anak kecil dan pakaian layak pakai.
"Kami sudah berkoordinasi dengan PKD Mapala se-Aceh terkait kebutuhan mendesak bencana Sumatera," kata Ketua Dewan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam (PMPA) PALAWA Unpad, Zaenal Lael Nurhafidien yang berkoordinasi dengan PKD Mapala Aceh kepada ANTARA, di Bandung, Sabtu.
PKD Mapala Aceh juga menyebutkan terdapat 14 kabupaten yang terdampak banjir, namun yang paling parah, yakni, Aceh Taming, Aceh Timur, Aceh Utara,dan Aceh Tengah.
"Hingga kebutuhan itu sangat ditunggu karena kondisi saat ini sudah mengkhawatirkan," katanya.
PKD Mapala se-Aceh juga membuka Open Donasi Pray for Aceh dan bantuan Materi: bisa disalurkan melalui: 7150599029 BSI / a.n Muda Andia.
Bantuan Logistik yang dibutuhkan sembako, pakaian, perlengkapan mandi, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya. Narahubung: 0822-5784-1263 (Muda Andia).
Wilayah Terdampak: Aceh Timur-Aceh Utara-Bireun-Aceh Singkil-Bener Meriah-Gayo Lues-Aceh Tamiang-Aceh Selatan-Kota Langsa-Kota Lhokseumawe-Pidie-Pidie Jaya-Aceh Tengah-Nagan Raya-Subulussalam-Aceh Barat-Aceh Tenggara-Aceh Besar.
Sementara itu, PMPA PALAWA Unpad sendiri sudah membuka open donasi untuk Bencana Sumatera yang akan disalurkan ke beberapa daerah di Sumbar, Sumut dan Aceh.
"Kami akan terus melakukan pengumpulan donasi yang selanjutnya disalurkan kepada warga korban bencana Sumatera, salah satunya kami berkoordinasi dengan PKD Mapala se-Aceh," Koordinator Operasi Bencana Sumatera PALAWA Unpad, Ario PB Rachman.
Bantuan dari donasi juga berupa makanan siap saji ke Kecamatan IV Koto Agam, Sumatera Barat dan Aceh Tamiang.
