Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut menurunkan tim urai yang bergerak cepat mengatasi kepadatan arus kendaraan di jalan utama Bandung-Garut maupun di jalur destinasi wisata, Kabupaten Garut, Jawa Barat agar laju kendaraan tetap bergerak pada momentum libur akhir tahun.
"Strategi kami yaitu menempatkan anggota-anggota di simpang-simpang dan membuat tim urai, jadi kami sudah ada tim urai di Kabupaten Garut," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi saat pengamanan jalur di Garut, Minggu.
Ia menuturkan Satuan Lalu Lintas Polres Garut menurunkan tujuh tim urai yang disebar di jalur nasional yakni wilayah Limbangan, Lewo-Malangbong, lalu di jalur provinsi wilayah Kadungora, Sigobing, Maktal-Papandayan, Samarang-Darajat, dan tim urai di jalur wisata selatan Garut.
Seluruh tim urai itu, kata dia, bertugas melakukan patroli pantauan situasi arus lalu lintas, jika terjadi kepadatan atau hambatan maka akan langsung bergerak untuk mengatasinya.
Tim urai juga, lanjut dia, menertibkan kendaraan truk sumbu tiga yang beroperasi di jalan utama sesuai tindak lanjut dari surat keputusan bersama tentang pengaturan lalu lintas selama pengamanan Natal dan Tahun Baru.
"Tim urai memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat seperti melaksanakan cara bertindak satu arah apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas," katanya.
Ia menyampaikan, tim urai itu sudah terlatih dan terkoordinasi untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas kendaraan di jalur utama maupun di destinasi wisata.
Jalur nasional seperti Malangbong-Limbangan, kata dia, terdapat titik rawan kemacetan sehingga mendapatkan perhatian serius agar arus lalu lintas kendaraan tetap bergerak.
Selain jalur nasional, kata dia, jalur provinsi wilayah Kadungora-Garut Kota juga terdapat titik rawan kemacetan seperti persimpangan jalan, dan ditambah lagi titik rawan kemacetan di jalur wisata Samarang.
"Ini menjadikan strategi kami untuk memecah apabila terjadi kepadatan," katanya.
