Sumedang (ANTARA) - Kepolisian Resor Sumedang, Jawa Barat, menyiapkan alat berat di sejumlah jalur rawan bencana sebagai langkah antisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu keselamatan berlalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang Ajun Komisaris Polisi Dini Kulsum Mardiani di Sumedang, Rabu, mengatakan pihaknya memberi perhatian khusus pada dua titik yang memiliki potensi kerawanan bencana, yakni Tol Cisumdawu KM 177 dan jalur kawasan Cadas Pangeran.
"Jalur yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem berada di dua titik utama, yakni Tol Cisumdawu KM 177 dan jalur Cadas Pangeran. Kedua titik tersebut menjadi perhatian khusus dalam pengamanan arus lalu lintas," ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa persiapan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan lalu lintas akibat bencana alam, seperti longsor maupun material yang menutup badan jalan.
Dini juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan personel dilakukan selama 24 jam dengan pemantauan intensif, terutama pada saat curah hujan tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko bencana di jalur rawan.
"Petugas telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk kendaraan berat seperti ekskavator serta ambulans, untuk bersiaga mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," tambahnya.
Dia menambahkan bahwa peningkatan volume kendaraan mulai terjadi seiring dimulainya masa libur sekolah dan pegawai, tetapi kondisi arus lalu lintas di wilayah Sumedang masih lancar dan relatif terkendali.
