Kuningan (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kuningan, Jawa Barat, menggencarkan pendekatan edukasi humanis untuk meningkatkan kepatuhan pengendara terhadap penggunaan helm standar maupun aturan lalu lintas lainnya selama pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025.
KBO Satlantas Polres Kuningan Iptu Deni Supriyana di Kuningan, Kamis, mengatakan hal tersebut sangat penting karena saat ini sekitar 1.200 pelanggar telah diberikan surat teguran selama operasi tersebut dilaksanakan.
Upaya edukasi dilakukan, kata dia, sebagai respons atas masih tingginya temuan pengendara yang tidak memakai helm Standar Nasional Indonesia (SNI), baik pengendara utama maupun penumpang.
“Melalui Operasi Zebra Lodaya ini, kami mengedepankan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan,” katanya.
Ia menyebutkan sebagai bagian dari upaya edukasi tersebut, petugas dari Satlantas Polres Kuningan telah membagikan puluhan helm, stiker keselamatan hingga layanan pengobatan gratis kepada pengendara.
Deni menjelaskan pembagian helm dan layanan lainnya, dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya perlindungan diri.
“Pembagian helm dan kegiatan humanis lainnya menjadi bagian dari upaya itu. Edukasi menjadi fokus utama dalam operasi tersebut untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Menurut dia, penggunaan helm standar nasional merupakan langkah dasar yang dapat mengurangi tingkat fatalitas saat kecelakaan.
