Cirebon (ANTARA) - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung (Cimancis) menyebutkan penanganan banjir di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, membutuhkan normalisasi Sungai Ciberes yang optimal yakni dilakukan sepanjang 8 km untuk mencegah terjadinya luapan air.
Kepala BBWS Cimancis Dwi Agus Kuncoro dalam keterangannya di Cirebon, Jumat, mengatakan pekerjaan yang sudah dilakukan selama dua tahun terakhir baru mencakup 2,7 km sehingga belum mampu menambah kapasitas aliran secara signifikan.
“Untuk penanganan banjir Waled diperlukan normalisasi Sungai Ciberes sepanjang 8 km,” katanya.
Ia mengatakan karena adanya keterbatasan anggaran, maka program normalisasi di kawasan sungai tersebut dilakukan secara bertahap.
Dwi menuturkan pada 2024 pekerjaan normalisasi yang sudah dirampungkan panjangnya sekitar 1,7 km, kemudian ditambah 1 km lagi di tahun ini.
BBWS Cimancis pada 2026, kata dia, berencana menambah 1 km normalisasi sebagai upaya jangka pendek untuk meningkatkan daya tampung Sungai Ciberes.
Pihaknya mencatat sejumlah ruas sungai pun belum memiliki tanggul, sehingga material galian normalisasi dimanfaatkan untuk membangun tanggul kanan dan kiri.
Namun ia menegaskan, upaya komprehensif tetap diperlukan agar persoalan banjir tidak terus terjadi setiap musim hujan.
