“Banyak peserta berpendapat bahwa berdasarkan pandangan mereka, mempertahankan suku bunga tidak berubah selama sisa tahun ini adalah langkah yang tepat,” ujar Ibrahim pula.
Fokus pasar hari ini juga berasal dari penundaan rilis laporan ketenagakerjaan AS bulan September, yang seharusnya dapat memberikan wawasan tentang kesehatan pasar tenaga kerja AS dan memberikan lebih banyak petunjuk tentang arah suku bunga AS.
“Para ekonom memperkirakan jumlah tenaga kerja akan naik sekitar 50 ribu, naik dari kenaikan 22 ribu yang tercatat pada bulan Agustus. Angka yang lebih rendah dari perkiraan dapat dengan cepat mengubah ekspektasi pasar untuk pelonggaran suku bunga lebih lanjut,” kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah melemah, tingkat skeptis suku bunga Fed dipangkas meningkat
