Farhan juga melarang keras pembangunan liar di bantaran sungai yang dapat mempersempit aliran air dan memperburuk banjir.
“Banyak saluran tersumbat bahkan tertutup bangunan. Itu tidak boleh dibiarkan. Penertiban akan dilakukan agar sistem air kembali normal,” ujarnya.
Selain itu ia meminta setiap RW mengaktifkan relawan siaga bencana, sistem peringatan dini, dan ronda lingkungan sebagai bagian dari langkah preventif menghadapi cuaca ekstrem.
“Melalui kolaborasi dan kesadaran bersama, kami berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko bencana selama musim penghujan,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Farhan ingatkan warga Bandung bantu pemkot mitigasi bencana alam
