Bandung (ANTARA) - Retinol merupakan salah satu bahan aktif turunan vitamin A yang populer dalam dunia perawatan kulit karena memiliki berbagai manfaat, mulai dari mencegah tanda-tanda penuaan dini, meningkatkan elastisitas kulit, mencerahkan kulit hingga membantu mengatasi jerawat.
Meskipun demikian, pemakaian retinol tidak boleh sembarangan. Bahan ini tergolong aktif dan kuat sehingga dapat menimbulkan efek samping, seperti iritasi, kemerahan, atau pengelupasan kulit jika pemakaiannya tidak disesuaikan.
Agar manfaatnya optimal dan minim risiko iritasi, berikut tujuh tips memakai retinol bagi pemula berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari laman Alodokter dan berbagai sumber terpercaya lainnya.
1. Pilih konsentrasi retinol yang rendah
Bagi pemula atau pemilik kulit sensitif disarankan untuk memakai retinol dengan konsentrasi rendah yaitu 0,01 persen. Langkah ini membantu kulit beradaptasi dengan kandungan aktif tersebut. Jika setelah dua minggu pemakaian tidak menunjukkan gejala iritasi, konsentrasi bisa ditingkatkan secara bertahap menjadi 0,02 persen hingga 0,05 persen pada dua minggu berikutnya.
2. Atur frekuensi pemakaian
Pada tahap awal cukup gunakan 1-2 kali dalam seminggu. Hindari pemakaian setiap hari di minggu-minggu pertama. Jika setelah dua minggu tidak menunjukkan reaksi iritasi, frekuensi pemakaian dapat ditingkatkan menjadi 3-4 kali seminggu.
3. Gunakan hanya pada malam hari
Retinol bersifat fotosensitif yang menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Karena itu, penggunaan retinol dianjurkan hanya pada malam hari.
4. Hindari kombinasi dengan bahan aktif lain
Pemula sebaiknya tidak mencampur retinol dengan produk perawatan kulit yang juga bersifat eksfoliatif, seperti AHA (alpha-hydroxy acid), BHA (beta-hydroxy acid), dan vitamin C karena dapat menimbulkan efek iritasi, luka, dan “breakout”.
5. Gunakan dalam jumlah secukupnya
Gunakan retinol sebesar biji kacang polong untuk seluruh wajah. Hindari area sekitar mata dan sudut bibir yang cenderung lebih sensitif. Pemakaian berlebihan tidak akan mempercepat hasil, justru meningkatkan risiko kulit iritasi, terkelupas, dan perih.
6. Selalu aplikasikan pelembap
Pelembap menjadi salh satu kunci penting dalam penggunaan retinol. Oleskan pelembab setelah 10-15 menit setelah penggunaan retinol untuk mengunci kelembapan kulit.
Bagi pemilik kulit kering, bisa menerapkan metode “sandwich”, yaitu menggunakan pelembab sebelum dan sesudah retinol agar perlindungan kulit optimal.
7. Lindungi kulit dengan tabir surya
Penggunaan retinol membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar ultraviolet (UV) sehingga pemakaian tabir surya wajib setiap pagi, bahkan saat berada di dalam ruangan. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan PA+++ atau lebih untuk perlindungan maksimal.
Retinol memang terbukti sebagai bahan anti-aging dan perawatan jerawat, namun kunci keberhasilannya terletak pada cara penggunaan yang tepat dan bertahap.
Bagi pemula, penting untuk menggunakan retinol dengan memulai secara perlahan, memperhatikan reaksi kulit, serta menyeimbangkan dengan penggunaan pelembab dan tabir surya. Dengan pemakaian yang sesuai, retinol dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan kulit.
