Selain itu pihaknya juga akan mengevaluasi kemungkinan adanya siswa dengan riwayat alergi terhadap bahan makanan tertentu, termasuk seafood yang digunakan dalam menu olahan dimsum.
“Kami akan memperketat standar, termasuk jumlah maksimal cakupan siswa per penyedia makanan. Yang terpenting kualitas dan higienitas makanannya harus benar-benar dijaga,” ucapnya.
Ia memastikan pemantauan lapangan akan terus dilakukan sekaligus memperkuat regulasi agar Program MBG dapat berjalan aman, sehat, dan berkelanjutan.
Baca juga: Pemkab Sumedang menutup sementara dapur MBG yang sebabkan keracunan
Baca juga: Wamendagri mendukung Sumedang kembangkan perekonomian via sport tourism
