Aroma sapi sungguh dominan saat potongan keju biru didekatkan ke hidung.
François berkelakar, ketika makan keju biru, niscaya rasanya seperti sedang memeluk sapi.
Keju yang dalamnya lembap dan dihiasi semburat biru ini punya aroma dan rasa yang sangat tajam.
Pemilihan minuman stroberi yang manis sungguh tepat karena berhasil menyeimbangkan rasa asin yang intens dari keju biru.
Kepada orang Indonesia yang jarang makan keju, François menyarankan untuk mulai dari jenis keju dengan rasa “bersahabat”.
“Mulailah dari rasa yang lembut, seperti brie dan camembert. Jika Anda langsung mulai mencoba dari keju biru, rasanya kan sangat tajam ya. Jadi mulai dari yang lembut, jika sudah terbiasa, silakan coba rasa yang lebih (tajam).”
Namun, ia kembali menegaskan bahwa tidak ada yang benar atau salah untuk mencoba keju. Semua kembali kepada selera masing-masing.
Memadukannya dengan bahan-bahan lokal juga bisa jadi kiat untuk menikmati keju Eropa.
Buah, kacang-kacangan, juga minuman dengan rempah lokal ternyata cocok juga dengan keju.
Kombinasi keju dan cita rasa Indonesia apa yang paling bikin Anda penasaran?
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ketika keju Prancis bertemu rempah Indonesia
