Cianjur (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, maksimalkan perbaikan sekitar 5.500 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rusak mulai dari wilayah utara hingga selatan, meski terbatasnya anggaran dan Sumber Daya Manusia (SDM) serta alat penunjang.
Kepala Dishub Kabupaten Cianjur Aris Haryanto di Cianjur, Jumat, mengatakan selama ini anggaran yang ada hanya mengandalkan dari Pajak Barang Jasa dan Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik atau sebelumnya disebut Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sekitar Rp5,3 miliar.
"Anggaran sebesar itu dialokasikan untuk berbagai kegiatan, mulai dari membayar tagihan PJU, pemasangan, serta pemeliharaan, dimana terdata sekitar 11.000 tiang PJU yang terpasang di berbagai wilayah dan hanya setengahnya atau 5.500 tiang dalam kondisi baik," katanya.
Berbagai upaya dilakukan untuk memperbaiki PJU yang rusak dengan skala prioritas dan bertahap, seperti yang terpasang di jalan penghubung antar-kecamatan dan desa yang banyak dilalui kendaraan.
Proses perbaikan PJU rusak selama ini, kata dia, hanya mengandalkan dua kendaraan penunjang mobil skylift atau mobil tangga yang dimiliki dan salah satunya sempat rusak, sehingga menghambat penanganan ketika terjadi laporan kerusakan.
"Kami sudah memperbaiki mobil tangga yang rusak ,karena keberadaannya sangat dibutuhkan saat perbaikan PJU, termasuk mempersiapkan petugas yang siaga selama 24 jam, idealnya Dishub memiliki 4 unit mobil tangga termasuk mobil minicrane yang dapat menjangkau ke perkampungan," katanya.
