Cianjur (ANTARA) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih menunggu regulasi resmi terkait rencana menggratiskan biaya pendidikan di sekolah swasta layaknya di sekolah negeri dari pemerintah pusat.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin di Cianjur, Selasa, mengatakan pihaknya segera melakukan sosialisasi ke seluruh sekolah yang ada di Cianjur guna menjalankan program sekolah gratis.
"Sampai hari ini sesuai aturan yang berlaku, regulasi tersebut belum ada, kalau sudah ditetapkan pemerintah pusat tentunya dalam tahun ajaran baru sudah dapat berjalan," katanya.
Pihaknya akan melakukan evaluasi dan pemantauan guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan termasuk di sekolah swasta terkait cakupan seluruh biaya atau hanya sebagian, sesuai dengan kewenangan yayasan masing-masing sekolah.
Namun pihaknya memastikan siap melaksanakan program tersebut, ketika sudah ada regulasi yang jelas, dimana program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur.
"Program sekolah gratis tidak hanya di sekolah negeri termasuk sekolah swasta dapat terwujud dan sesuai dengan amanat Undang-undang tenang Sistem Pendidikan Nasional serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) yang berlaku," katanya.
Dia menambahkan, tujuan utama dari program sekolah gratis untuk memastikan bahwa pendidikan dapat diakses seluruh masyarakat, terutama bagi siswa dari keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Cianjur.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur Helmi Halimudin, mengatakan saat ini total SMP di Cianjur mencapai 400 lebih, 150 di antaranya SMP negeri sedangkan 250 merupakan SMP swasta.
