Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung memastikan ruas Jalan Ir. H. Juanda (Dago) yang sempat tertutup akibat pohon tumbang, kini sudah kembali bisa dilalui kendaraan dari dua arah.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan pohon tumbang pada pukul 03.00 WIB melalui layanan darurat 112 Kota Bandung.
“Sekarang sedang tahap akhir pengangkutan batang pohon yang sangat besar. Tapi yang penting, kendaraan sudah bisa melintas,” ujar Rizki di Bandung, Minggu.
Meski pohon tumbang tersebut berada di lahan milik pihak swasta, kata dia, Pemkot Bandung tetap mengambil tindakan cepat demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran lalu lintas.
“Keselamatan warga adalah prioritas kami. Oleh karena itu, kami tetap turun tangan dan berkolaborasi agar Jalan Dago bisa segera digunakan kembali,” katanya.
Dia menyebutkan atas kejadian ini, tiga orang menjadi korban dan telah dilarikan ke RS Santo Borromeus untuk mendapat penanganan medis.
“Proses evakuasi sempat memakan waktu karena ukuran batang pohon yang sangat besar, namun tim di lapangan dipastikan bekerja maksimal untuk percepatan penanganan,” kata dia.
Menurut dia, faktor utama tumbangnya pohon adalah kondisi akar yang rapuh akibat usia dan cuaca ekstrem. Meski pihaknya rutin melakukan pemangkasan, tetap ada risiko pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan telah menginstruksikan percepatan pemangkasan pohon-pohon besar di sejumlah titik rawan, termasuk sepanjang Jalan Dago dan kawasan SMAN 1 Bandung.
“Kami sudah instruksikan pemangkasan pohon tinggi, termasuk di sekitar SMA 1. Ini bagian dari antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Farhan.
Dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan potensi pohon tumbang melalui layanan Bandung Siaga 112.
