Bandung (ANTARA) - Jalur rel di Stasiun Bandung (Bandung-Ciroyom) sempat tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bandung, Jawa Barat, sejak Jumat sore, dan mengganggu perjalanan tiga kereta pengumpan (feeder) Whoosh yang mengalami keterlambatan.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi mengatakan bahwa saat kejadian tiga feeder, yakni KA 7351 relasi Bandung-Padalarang, KA 7348 relasi Padalarang-Bandung, dan KA 7353 relasi Bandung-Padalarang, mengalami keterlambatan karena menunggu pemeriksaan oleh petugas jalur rel di lokasi.
"Kami mengucapkan permohonan maaf kepada para penumpang KA Feeder yang mengalami kelambatan," kata Ayep dalam keterangan, di Bandung, Jumat.
Namun demikian, Ayep menyampaikan bahwa keterlambatan ini tidak mengganggu penumpang tiba di Stasiun Padalarang untuk melanjutkan perjalanan dengan Kereta Whoosh.
Ayep menyampaikan saat ini, genangan banjir tersebut telah surut melalui sistem drainase yang masih berfungsi baik, dan dia memastikan jalur rel telah diperiksa dan dinyatakan aman untuk dilalui kereta, dan operasional perjalanan kereta api berjalan normal tanpa gangguan.
"Penumpang tidak perlu khawatir, karena keselamatan dan kenyamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama," ujarnya.
Ayep mengatakan tim Prasarana PT KAI Daop 2 Bandung juga melakukan inspeksi dan pemantauan intensif terhadap kondisi rel, jembatan, dan infrastruktur pendukung lainnya
Jalur rel Stasiun Bandung sempat tergenang banjir ganggu kereta feeder
Jumat, 24 Januari 2025 20:57 WIB

Situasi Jalur rel Stasiun Bandung antara Stasiun Bandung-Ciroyom yang sempat tergenang karena hujan deras di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/1/2025) petang. ANTARA/HO-KAI Daop 2 Bandung