Tasikmalaya (ANTARA) - Kepolisian Resor Tasikmalaya mendalami kasus dugaan perbuatan asusila yang korbannya menimpa seorang balita perempuan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk bisa mengungkap siapa pelakunya.
"Bukti-bukti lain sedang dikumpulkan," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Ridwan Budiarta kepada wartawan di Tasikmalaya, Kamis.
Baca juga: Polisi dalami kasus asusila pria terhadap anak lelaki di Tasikmalaya
Ia menuturkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya menerima laporan dari masyarakat dan keluarga korban terkait adanya dugaan perbuatan asusila dengan korbannya berusia lima tahun.
Berdasarkan laporan itu, kata Ridwan, membuat jajarannya langsung melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi yang merupakan keluarga dan juga warga sekitar tempat tinggal korban, berikut mengumpulkan bukti-bukti lainnya.
"Kami sudah periksa lima orang saksi dalam kasus ini," katanya.
Ia menyebutkan saksi yang sudah menjalani pemeriksaan dalam kasus asusila balita itu di antaranya orang tua, pedagang, dan juga petugas medis puskesmas setempat untuk dimintai keterangan.
Kepolisian, lanjut dia, masih terus mengumpulkan bukti-bukti lainnya untuk bisa mengungkap pelaku dan diproses secara hukum mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Semoga dalam waktu dekat pelaku bisa kita ungkap, dan diinformasikan," katanya.
Ia menyampaikan, selain memeriksa saksi, pihaknya juga akan melakukan pendampingan untuk melakukan visum terhadap korban di Rumah Sakit Umum Daerah KHZ Musthafa Tasikmalaya.
Hasil visum itu, kata dia, akan menjadi bukti sebagai keterangan medis terkait kasus perbuatan asusila yang menimpa korban.
