Ia juga mengingatkan seluruh anggota Polri maupun anggota keluarganya untuk bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak melakukan kegiatan yang mengarah tidak netral-nya Polri dalam pilkada.
"Saat ini media sosial sangat dominan, sehingga terkait dengan netralitas penggunaan media sosial juga tadi saya terangkan kepada seluruh personel maupun kepada keluarganya untuk bijak," katanya.
Ia menegaskan apabila ada anggota Polri yang melakukan kegiatan mengarah pada tidak netral-nya dalam pilkada, maka yang bersangkutan akan langsung dilakukan proses pemeriksaan sesuai aturan yang berlaku.
Sanksi yang bisa diberikan kepada anggota tersebut, kata dia, salah satunya pencopotan jabatan, namun sebelumnya akan terlebih dahulu dilihat dari permasalahannya apakah terdapat unsur pidana atau tidak.
"Sejauh ini belum ada, dan sejauh ini belum ada, tidak ada, dan saya tekankan seluruh personel khususnya perwira melakukan pengawasan melekat pengendalian kepada seluruh anggota," katanya.
