"(Anak-anak) aman dengan ibu dan keluarga besarnya," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Nahar, saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Nahar menuturkan kasus KDRT yang menimpa CIN berpengaruh terhadap anak sulung korban.
"Untuk anak sulung, ada pengaruhnya karena sudah bisa melihat dan memahami apa yang terjadi pada kedua orang tuanya," katanya.
Nahar mengatakan tim SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) 129 KemenPPPA telah melakukan kunjungan ke keluarga korban dan telah dilakukan pemeriksaan psikologis atas permintaan Polres Bogor kepada anak pertama dan keduanya.
"Tim SAPA telah mengunjungi untuk mendalami kondisi anak-anaknya pasca kejadian," katanya.
Baru-baru ini terungkap kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa CIN, eks atlet anggar.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Anak-anak korban KDRT di Bogor dipastikan kondisinya aman
Pewarta: Anita Permata DewiEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.