PM Albanese menjelaskan kehadirannya itu menunjukkan komitmen Australia untuk melanjutkan kemitraan dan hubungan baik dengan Indonesia.
“Saya menanti saat-saat bekerjasama yang erat dengan anda, dan saya akan menghadiri acara pelantikan anda pada Oktober,” kata PM Albanese selepas bertemu dengan Prabowo di Australian Parliament House, Canberra, Australia, Selasa, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kantor PM Australia.
Dia kembali menekankan pentingnya hubungan bilateral RI-Australia, dan berbagai kerja sama bidang ekonomi yang terjalin selama ini pun menjadi fondasi untuk membangun kerja sama yang erat ke depan.
“Dan komitmen itu telah ditegaskan dalam pertemuan kami hari ini,” lanjut Albanese.
Sementara itu, Prabowo, yang saat ini masih aktif menjabat sebagai menteri pertahanan, pun berterima kasih atas sambutan Albanese. Prabowo menyebut PM Albanese merupakan pemimpin negara asing pertama yang mengucapkan selamat kepada dia, yaitu pada 15 Februari 2024 — sehari setelah pemungutan suara Pilpres 2024 pada 14 Februari 2024.
“Ini merupakan wujud persahabatan dan hubungan baik antara kami berdua, dan saya sangat menghargai ini,” kata Prabowo ke PM Albanese.
Pewarta: Genta Tenri MawangiEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026