"Kami akan terus menilai situasinya, tetapi indikasi awal menunjukkan bahwa ini adalah serangkaian serangan yang ceroboh dan tidak tepat," kata dia, seraya menambahkan bahwa AS mendukung kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah Irak.

Sejumlah ledakan menimpa sekitar konsulat AS di Erbil yang diakui dilakukan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Mereka mengatakan serangan itu menargetkan "markas mata-mata" dan "perkumpulan kelompok teroris anti-Iran" di wilayah tersebut dengan rudal balistik.

Ketegangan antara Iran dan AS  meningkat di tengah perang Israel di Gaza dan sejumlah perkembangan situasi regional, termasuk serangan terhadap kapal di Laut Merah yang dilakukan kelompok Houthi yang didukung Iran.



Sumber: Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran klaim serang situs teroris di Suriah, Irak dengan rentetan rudal

Pewarta: Katriana
Editor : Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026