"Kami ingin mendorong di Jabar, di Garut ini untuk menumbuhkan minat sub sektor ini, sehingga tumbuhlah game berbasis kreatif lokal, kearifan lokal," kata Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani saat acara program Netas Peningkatan Kualitas SDM pada Sub Sektor Permainan di Cipanas, Garut, Sabtu.
Ia menuturkan Kemenparekraf bersama Komisi X DPR RI sebagai mitra kerja berkolaborasi menggelar kegiatan Netas yang baru pertama kali digelar di Kabupaten Garut terkait program strategis tentang potensi industri permainan.
Kegiatan itu, kata dia, menyampaikan berbagai hal tentang potensi program permainan, sekaligus berdialog dengan masyarakat di daerah terkait program sektor ekonomi kreatif seperti pengembangan permainan, kuliner, fesyen, maupun kriya.
"Kuliner, fesyen, dan kriya, game, ini sudah tumbuh," katanya.
Ia menyampaikan dalam kegiatan itu menghadirkan narasumber langsung yang sudah mengembangkan industri kreatif berbasis digital yang diharapkan bisa mengedukasi masyarakat agar tidak hanya sebagai konsumsi tapi menjadi kreator.
Kegiatan Netas itu, kata dia, bisa menginspirasi masyarakat, kemudian ke depannya ada aksi, lebih spesifiknya terkait pengembangan permainan di Jawa Barat maupun kabupaten kota lainnya.
"Semua potensi online, game ini sesuai imbauan pemerintah harus berbasis digital, mudah-mudahan banyak pelaku ekonomi kreatif," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.