Fahri mengatakan sebelumnya warga harus mengeluarkan uang cukup besar untuk membeli air bersih. Setiap satu kubik mereka membayar Rp5.000, dan itu berlangsung sudah lama.
"Dengan adanya tandon air bersih ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar," katanya.
Baca juga: Polres Indramayu bongkar peredaran narkotika dikendalikan napi dalam Lapas
