"Sumber anggaran bantuan rumah tidak
layak huni ini adalah dari rakyat dan kita kembalikan untuk rakyat. Sehingga uang yang diterima harus betul-betul dipakai untuk perbaikan rumah menjadi lebih layak," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Abdul Rachim dalam keterangannya, Kamis.
Dari data Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, jumlah penerima bansos RTLH di Kelurahan Cibadak berjumlah 347 unit dan yang sudah masuk ke buku tabungannya untuk pembangunan 321 unit.
Nilai terkecil bantuan sosial tunai (BST) tersebut yakni Rp7 juta hingga sebanyak Rp16,5 juta. Secara total jumlah pencairan untuk Kecamatan Tanah Sareal sebanyak 849 BST dengan anggaran senilai Rp8,9 miliar.
Wakil Wali Kota itu mengingatkan para penerima bansos ini juga harus betul-betul memprioritaskan kerusakan rumahnya. Yang memiliki tingkat urgensi tinggi. Pasalnya, Dedie menyadari bahwa program bansos RTLH ini belum bisa mencakup semua lini.
Pewarta: Linna SusantiEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.