"Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Ridwan Kamil yang sudah menyanggupi, mengiyakan dan membuat desain sehingga dijadikan sebagai ruang kreatif dan kuliner," paparnya.

Selain membuat desain, jelas Bobby, Ridwan Kamil juga telah menyatakan dukungan pembangunan ruang kreatif dan kuliner di kawasan Jalan Pegadaian melalui CSR BJB.

"Sekali lagi atas nama Pemkot Medan, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pak Ridwan Kamil membantu menghadirkan ruang kreatif dan kuliner bagi masyarakat Medan," ucap Wali Kota Medan.


Dewan Adat Melayu

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinobatkan menjadi Dewan Penasihat Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) di Medan, Sumut, Rabu.

"Bukan saya mendahului, tapi kalau sudah dipasangkan ini, Insya Allah tercapai niat baikmu," terang Ketua Umum PB MABMI, Dato’ Seri H Syamsul Arifin, SE, ketika menyematkan tumbuk lada ke pinggang Ridwan Kamil.

Tumbuk lada ini berbentuk seperti keris, tapi lebih pendek dengan sarung penutup dari kayu, salah satu senjata tradisional melambangkan simbol pria Melayu.

Senjata tradisional itu disematkan setelah pakaian adat Melayu, seperti kain songket, tanjak dan pin dipasangkan oleh pengurus PD MABMI sebagai pertanda Ridwan Kamil warga Melayu.

Syamsul melanjutkan dengan membacakan secara singkat bahwa PB MABMI mendaulat Dr H Mochamad Ridwan Kamil, ST, MUD, sebagai dewan penasehat organisasi sosial dan budaya Melayu.

"Semoga Ridwan Kamil ini sukses di daerahnya. Menjadi wakil ketua umum pemenangan pemilu di Golkar, kita do'akan," ujar Syamsul yang memiliki gelar Datuk Lelawangsa Sri Hidayatullah Putera Melayu.

Pria yang belum genap berusia 71 tahun ini sebagai kader Golkar mengaku sangat simpati dengan gaya Kang Ridwan Kamil, termasuk mengunjungi masyarakat kecil sepekan dua kali di Jawa Barat.

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026