Bandung (ANTARA) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong generasi muda untuk mewarisi semangat Bandung atau yang dikenal dengan peristiwa Bandung Lautan Api dalam bentuk kerja keras, dedikasi, dan semangat membangun bangsa.
“Dari Surabaya yang membara hingga Bandung yang menjadi lautan api, perjuangan mereka membuahkan hasil seperti yang kita nikmati hari ini,” kata Farhan dalam siaran persnya, Selasa.
Farhan mengungkapkan bahwa Hari Pahlawan adalah momentum untuk menundukkan kepala dengan hormat, sekaligus membusungkan dada dengan bangga atas pengorbanan para pejuang yang telah memberikan jiwa, tubuh, dan pikiran mereka demi kebebasan bangsa.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Republik Indonesia melalui Farhan memberikan pesan mengenai tiga teladan utama para pahlawan.
Tiga pesan itu yakni kesabaran yang menjadi kunci keberhasilan, dedikasi untuk mengutamakan kepentingan negara di atas segalanya tanpa mengharapkan imbalan, serta pemikiran jauh ke depan yang visioner tanpa menyerah pada amanah kemanusiaan.
“Tiga pesan ini akan menjadi api yang tak kunjung padam dalam semangat kita mewujudkan Asta Cita, memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, serta membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” ujar Farhan.
Di sisi lain, Dandim 0618/BS Letkol Inf Robil Syaifullah menekankan pentingnya semangat untuk memberi kontribusi nyata dalam mengisi kemerdekaan.
“Hari Pahlawan bukan hanya mengenang perjuangan masa lalu. Hari ini kita mengisi kemerdekaan tidak cukup dengan semangat saja, tapi harus diisi dengan kerja dan kerja keras demi anak cucu kita,” katanya.
Upacara Peringatan Hari Pahlawan tingkat Kota Bandung 2025 dihadiri oleh Erwin, Wakil Wali Kota Bandung, sejumlah anggota Forkopimda Kota Bandung, perwakilan DPRD Kota Bandung, Sekretaris Daerah Kota Bandung, kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Kota Bandung, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) beserta jajaran.
