ANTARAJAWABARAT.com,12/10 - Kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum Kabupaten Garut nonton bersama film "Mata Tertutup" yang diselenggarakan Maarif Institute di gedung DPD KNPI Garut, Jawa Barat, Jumat.
Manager Program Islam dan Media, Khelmy K Pribadi mengatakan tujuan nonton film "Mata Tertutup" itu, agar generasi bangsa menanamkan jiwa toleransi dan antikekerasan.
"Kami bikin road show nonton film ini sebagai program kampanye pencegahan kekerasan, seperti permasalahan sekarang ini aksi tawuran," katanya.
Ia berharap, dampak dari nonton film yang menceritakan tentang permasalahan hidup dapat menjadi renungan masyarakat di Kabupaten Garut, khususnya bangsa Indonesia.
Selain itu, kata Khelmy, seluruh lapisan masyarakat dapat menerima adanya perbedaan, dan saling menghormati serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Diharapkan mampu memberikan testimoni yang menggugah anak muda untuk kritis dan waspada pada penetrasi pemahaman kelompok-kelompok radikal sekaligus mengkampanyekan antikekerasan," katanya.
Sementara itu, film yang disutradarai oleh Garin Nugroho mengangkat persoalan krisis kebangsaan dan nasionalisme di kalangan generasi muda.
Dalam cerita film itu, mengisahkan remaja menjadi korban tindakan Negara Islam Indonesia (NII), Jemaah Islamiyah, dan seorang ibu yang kehilangan anaknya.
Film tersebut mengisahkan Rima, seorang gadis yang mencari identitas diri, kemudian terpengaruh sehingga bergabung dalam kelompok NII.
Selanjutnya peran Jabir, seorang remaja bom bunuh diri yang terdorong melakukan tindakan radikalnya akibat kondisi keluarga dan kesulitan ekonomi.
Peran ketiga tentang Asimah, seorang ibu kehilangan anaknya, Aini yang menjadi korban penculikan oleh kelompok orang dari Islam Fundamentalis.
"Film ini tidak menggurui, tapi pesannya adalah persoalan di negeri ini, kenapa muncul radikalisme karena adanya ketidakadilan sosial," katanya.
Usai pemutaran film, masyarakat yang hadir diajak diskusi bersama dengan topik ancaman radikalisme dan kekerasan berbasis agama pada generasi muda.
Pemutaran film bertajuk tolak kekerasan itu mulai digelar September 2012 dan berakhir Februari 2013 di 10 kota di pulau Jawa yakni Depok, Jakarta, Bandung, Garut, Bogor, Cirebon, Jogjakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya.
***3***
B/Z003
Feri P
