Spesialis bisnis digital di perusahaan periklanan DA Consortium, Noriyuki Nagamatsu, berpendapat bahwa dedikasi penggemar VTuber juga berkaitan dengan subkultur penggemar di Jepang yang sudah berkembang sebelumnya.
"Super Chat pada dasarnya adalah perpanjangan dari budaya lama di mana penggemar idola dan anime mencoba untuk mendukung 'oshi' (favorit) mereka, dengan berbelanja merchandise secara royal," katanya kepada AFP.
Batas antara dunia virtual dan nyata bisa menjadi kabur pada karakter VTuber. Penggemar mengagumi karakter VTuber tanpa membayangkan orang asli yang memainkan karakter tersebut. Di sisi lain, Pengadilan Jepang belum lama ini berpendapat bahwa fitnah terhadap karakter VTuber yang dilontarkan secara daring sama dengan serangan terhadap orang yang bermain di belakang layar.
Bagi Iizuka sendiri, membuat keputusan langka untuk mengungkap identitas aslinya cukup menegangkan setelah empat tahun mengisi karakter Yume. Namun ia mengaku sejauh ini respon penggemar sangat baik.
