Bandung (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iswara, mengapresiasi pengembangan kawasan wisata Cimanggu di Kabupaten Bandung karena dinilai tetap mengedepankan aspek pelestarian lingkungan dalam proses pembangunannya.

Karenanya, Ia berharap pengembangan wisata yang tetap menjaga kawasan hutan seperti di Cimanggu dapat menjadi contoh bagi investor lain dalam mengembangkan potensi pariwisata di Jawa Barat.

"Pengembangan di Cimanggu dengan tetap menjaga alam saya harap bisa diadopsi untuk dilakukan di wilayah Jabar lainnya," kata Iswara dalam keterangannya di Bandung, Minggu.

Iswara menyebut pembangunan di kawasan wisata tersebut dilakukan dengan konsep ramah lingkungan sehingga tidak mengganggu keberadaan hutan yang penting di wilayah Bandung Selatan.

"Yang kami apresiasi, pembangunan dilakukan dengan sangat ramah lingkungan. Tidak ada pohon yang ditebang dan tidak ada penjarangan hutan yang dilakukan. Jadi pembangunan ini benar-benar memperhatikan aspek kelestarian lingkungan," katanya.

Ia mengatakan pendekatan tersebut penting mengingat luas kawasan hutan di Jawa Barat saat ini masih berada di bawah target minimal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut dia, Jawa Barat memiliki luas wilayah sekitar 3,4 juta hektare dengan kawasan hutan sekitar 22,2 persen atau 796 ribu hektare, sehingga angka tersebut masih di bawah ketentuan pemerintah pusat yang mengamanatkan minimal 30 persen wilayah provinsi berupa kawasan hutan.

Iswara menilai pengembangan destinasi wisata perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

"Kami menyambut baik pembangunan ini karena menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan," ujarnya.

Menurut Iswara, investasi yang memperhatikan aspek lingkungan akan membantu menjaga daya tarik wisata alam Jawa Barat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026