Bandung Barat (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mengerahkan 61 petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di 270 titik lapak penjualan menjelang Idul Adha 2026.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan KBB, Wiwin Aprianti, mengatakan bahwa pemeriksaan dijadwalkan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat guna memastikan keamanan hewan kurban bagi masyarakat.

“Kami menurunkan 61 petugas untuk pemeriksaan 270 lapak yang berlangsung pada 11 hingga 26 Mei 2026 sebagai upaya kami untuk menjamin kesehatan hewan kurban sekaligus memastikan keamanan pangan bagi masyarakat,” ujarnya di Bandung Barat, Senin.

Dirinya mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan dalam bentuk pemeriksaan fisik serta sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat terkait tata cara pemasukan ternak, kelengkapan dokumen, serta kriteria hewan yang layak dikurbankan

Ia juga merinci bahwa petugas yang diterjunkan terdiri dari 33 personel internal dinas dan 28 mahasiswa program koas serta Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran.

Dalam pengawasan tersebut, Dispernakan KBB mewajibkan setiap hewan kurban dilengkapi dokumen resmi seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), Sertifikat Veteriner untuk antar daerah, serta Sertifikat Karantina Hewan untuk antar wilayah karantina.

“Kami berharap seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat memilih hewan kurban yang sehat, aman, dan laik konsumsi,” katanya.

Selain itu, pedagang dan peternak juga diminta menerapkan biosecurity secara ketat, seperti mengisolasi hewan baru minimal 14 hari, menjaga kebersihan kandang, serta memisahkan hewan sakit dari hewan sehat.

Adapun jumlah hewan kurban yang diperkirakan akan diperiksa tahun ini mencapai 11.944 ekor. Angka tersebut meningkat 2 persen dibanding tahun 2025 yang tercatat sebanyak 11.710 ekor.

“Kalau jumlah hewan yang diperiksa tahun 2026 diprediksi akan naik 2 persen dari tahun 2025 menjadi berjumlah 11.944 ekor. Jumlah lapak penjualan hewan kurban yang akan diperiksa sebanyak 270 lapak sesuai dengan data lapak penjualan hewan kurban tahun 2025,” ujarnya.

Kebutuhan hewan kurban di Bandung Barat dipenuhi dari peternak lokal maupun pasokan dari luar daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Tahun lalu, hasil pemeriksaan ante mortem mencatat 5.063 ekor sapi, 6.269 ekor domba, 366 ekor kambing, dan 12 ekor kerbau.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026