Bandung (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Tedy Rusmawan menyayangkan masih minimnya perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap para pegiat bank sampah, padahal mereka menjadi garda terdepan dalam menekan volume sampah di berbagai wilayah Jabar.

Hal tersebut ditegaskan Tedy usai menerima audiensi dari Forum Bank Sampah dari berbagai kota dan kabupaten Jabar, dari Bandung Raya, Banjar, hingga Bekasi di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Jumat,  legislator menyoroti ketimpangan antara besarnya ikhtiar masyarakat dan kehadiran pemerintah dalam memberikan penguatan kapasitas.

"Para penggiat bank sampah ini sudah berikhtiar membantu pemerintah dalam menekan jumlah sampah. Namun, perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah masih perlu ditingkatkan," ujar Tedy.

Tedy menekankan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sebagai leading sector memiliki peran strategis yang belum optimal dalam hal pembinaan, pendampingan, serta supervisi terhadap bank sampah dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).

DPRD Jabar kini mendorong skema kerja sama yang lebih intensif, agar pemerintah tidak sekadar menjadi penonton saat masyarakat berjibaku mengelola limbah berbasis komunitas.

Kemudian, ditekankan adanya peningkatan peran DLH dengan mengoptimalkan pembinaan dan konsultasi yang menjangkau pegiat di akar rumput.

Lalu, DPRD Jabar juga mendorong penguatan sinergi lintas wilayah dengan memperkuat koordinasi antara DLH Provinsi untuk melakukan supervisi ketat ke tingkat kota dan kabupaten.

Dan juga, menjadikan bank sampah sebagai mitra strategis dalam sistem pengelolaan sampah daerah yang berkelanjutan.

Besarnya partisipasi dari perwakilan berbagai daerah dalam audiensi ini, menurut Tedy, menjadi bukti nyata besarnya kepedulian masyarakat yang seharusnya disambut dengan kebijakan konkret dari pemerintah.

"DPRD Jabar optimis, dengan semangat dan komitmen para penggiat bank sampah, serta dukungan pemerintah yang semakin kuat, permasalahan sampah di berbagai daerah di Jawa Barat dapat ditangani secara lebih baik di masa mendatang," tuturnya.



Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026