Garut (ANTARA) - Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Aten Munajat mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi maupun kota/kabupaten untuk memperkuat langkah penanggulangan campak, agar kasusnya tidak menyebar luas dan yang terjangkit bisa cepat sembuh.

"Kami mendorong Dinas Kesehatan untuk memperkuat langkah-langkah penanggulangan," kata Aten Munajat di Garut, Sabtu.

Ia menuturkan, saat ini wabah campak menjadi perhatian serius semua pihak karena penyakit tersebut sangat menular, namun sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi dan kewaspadaan dini seperti menjaga pola hidup sehat.

Pemerintah, kata dia, dalam menangani kasus campak tersebut tentunya harus lebih maksimal di antaranya dengan meningkatkan surveilans kasus, mempercepat respons terhadap temuan kasus baru, dan ketersediaan vaksin maupun logistik di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

"Kepada puskesmas dan rumah sakit, kami harapkan dapat meningkatkan deteksi dini dan penanganan cepat terhadap pasien dengan gejala campak," katanya.

Ia menyampaikan, petugas kesehatan juga harus lebih masif mengedukasi masyarakat terkait pentingnya imunisasi campak dan perilaku hidup bersih dan sehat.

Selanjutnya, kata dia, masyarakat terutama kalangan orang tua untuk selalu memastikan kondisi kesehatan anak-anaknya, terutama sudah mendapatkan imunisasi lengkap agar terhindar dari wabah campak.

"Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala seperti demam, ruam merah, batuk, dan pilek," katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah campak untuk menjaga generasi bangsa yang lebih sehat dan kuat.

"Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan gotong royong dalam mencegah penyebaran campak, demi melindungi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," katanya.
 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026