Sumedang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Jawa Barat menyebut akses Jalan Nasional Cadas Pangeran tertutup total akibat longsoran tebing pada Rabu petang.

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto, di Sumedang, Rabu, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pihaknya kini tengah mengirimkan petugas untuk melakukan assesment ke lokasi kejadian.

“Benar, jalan tertutup total. Saat ini sedang dilakukan assessment dan penanganan awal oleh petugas di lokasi,” ujarnya saat dihubungi.

Baca juga: Cadas Pangeran Longsor, Jalur Bandung-Sumedang Lumpuh Total!

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga kini sedang mempersiapkan alat berat dan akan segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mempercepat proses evakuasi material longsoran.

“Alat berat sedang dipersiapkan ke lokasi kejadian untuk penanganan longsor,” katanya.

Peristiwa longsor terjadi setelah wilayah Sumedang diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada sore hari yang memicu runtuhnya material tebing ke badan jalan.

Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas karena longsor susulan masih berlangsung hingga 18.30 WIB.

Petugas gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal serta mengantisipasi potensi longsor susulan.

Sementara itu, hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut, namun arus lalu lintas di jalur Cadas Pangeran masih lumpuh total.

"Informasi sementara tidak ada korban jiwa," ujarnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk sementara menghindari jalur Cadas Pangeran serta mengikuti arahan petugas di lapangan, mengingat masih adanya potensi longsor susulan terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

 



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026