Kota Bandung (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menggelar pelatihan “public speaking” bagi anggota tim urai untuk menghadapi potensi kepadatan lalu lintas selama pelaksanaan mudik Lebaran 2026.
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono di Bandung, Kamis, mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan membekali personel dengan berbagai kemampuan yang dibutuhkan dalam menghadapi arus mudik Lebaran.
"Kita latih latih anggota public speaking. Dari narasumber yang mumpuni, yang sudah kita pilih. Kemudian, kita sampaikan atau kita beri bekal terkait masalah psikologi," kata Raydian.
Ia menambahkan pelatihan tersebut juga disertai simulasi kondisi di lapangan, termasuk kemungkinan kendala yang akan dihadapi personel saat mengurai kemacetan.
“Jadi kita praktek seperti aslinya dan memang kendalanya memang sudah kita latih. Mudah-mudahan kendala itu bisa kita urai nanti pada saat pelaksanaan," ujarnya.
Ia menjelaskan pelatihan tersebut diberikan menjelang dimulainya Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Maret mendatang.
“Selama dua pekan ke depan, personel dipersiapkan untuk menghadapi berbagai situasi di lapangan yang membutuhkan keterampilan dan kesabaran,” kata dia.
Raydian menyampaikan materi pelatihan yang diberikan meliputi pemahaman situasi lalu lintas, kemampuan komunikasi publik, serta pembekalan psikologi bagi personel.
Selain itu, tim urai juga dilatih untuk menghadapi tekanan fisik dan mental selama bertugas di tengah kemacetan, cuaca panas, dan waktu tugas yang panjang.
“Tim tersebut akan bergerak cepat menangani berbagai kendala di jalan, seperti kendaraan mogok, kehabisan bahan bakar, maupun gangguan lain yang berpotensi menimbulkan kemacetan,” kata dia.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026