Kuningan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, membantu merealisasikan program penanaman jagung seluas 22,5 hektare yang tersebar di 27 lokasi di wilayah setempat untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
“Hal ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam, memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan pertanian,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan Wahyu Hidayah di Kuningan, Selasa.
Ia mengatakan dalam program itu, dinasnya berperan aktif dalam pendampingan teknis kepada petani agar pelaksanaan tanam jagung berjalan sesuai dengan standar budidaya yang baik.
Menurut dia, jagung merupakan komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian petani di daerah.
“Kami memastikan pendampingan berkelanjutan mulai dari tanam, pemeliharaan, hingga panen,” katanya.
Ia mengatakan penanaman jagung salah satunya dipusatkan di Desa Gunung Keling, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, dengan luas lahan sekitar 0,5 hektare pada akhir Januari 2026.
Adapun pada program tersebut, ia mengatakan pemerintah daerah berkolaborasi dengan Polres Kuningan dan kelompok tani setempat untuk menanam benih jagung unggul.
Wahyu menuturkan jagung bisa menjadi komoditas andalan di Kabupaten Kuningan, karena kondisi geografis yang mendukung serta memiliki nilai pasar relatif stabil.
Ia menyebutkan tingkat produktivitas lahan jagung di Kabupaten Kuningan rata-rata tercatat mencapai 54,75 kuintal per hektare.
“Di Kabupaten Kuningan, program ini melibatkan Diskatan, Polres Kuningan, unsur TNI, pemerintah desa, serta kelompok tani,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar mengatakan keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis nasional di sektor pangan.
Secara keseluruhan, kata dia, program penanaman jagung yang diinisiasi oleh Polda Jawa Barat sudah dilaksanakan dengan total luas lahan 750 hektare.
“Penanaman jagung ini diinisiasi Polda Jawa Barat sebagai dukungan Polri terhadap program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar dia.
Lebih lanjut ia mengatakan penanaman jagung seluas 22,5 hektare di Kabupaten Kuningan diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif yang ada.
“Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi jagung serta berdampak positif pada pendapatan petani,” katanya.
