Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, memfasilitasi pelaku industri kopi di daerahnya dalam penguatan daya saing usaha dan jejaring pemasaran melalui penyelenggaraan Satu Visi Mall UKM Coffee Festival yang diselenggarakan pada 20-22 Januari 2026.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Rabu, mengatakan festival tersebut menjadi sarana pembinaan dan promosi bagi pelaku kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang dipusatkan di Mall UKM Cirebon.

“Kegiatan ini diikuti peserta dari Malang, Yogyakarta, Bandung, Semarang, hingga wilayah Cirebon dan sekitarnya, sehingga skalanya sudah nasional,” katanya.

Ia menyebutkan fasilitasi kegiatan kopi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri kreatif berbasis UMKM.

Menurut Edo, subsektor kopi memiliki potensi besar karena melibatkan banyak pelaku usaha, khususnya generasi muda.

Ia menilai festival kopi ini bisa menjadi media promosi bagi Kota Cirebon, sebagai daerah di Jawa Barat yang terbuka terhadap kegiatan ekonomi kreatif.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membuka ruang kolaborasi dan kreativitas bagi anak-anak muda,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman mengatakan festival tersebut difasilitasi oleh pemerintah daerah melalui skema kolaborasi.

“Kami memfasilitasi kegiatan ini tanpa menggunakan anggaran APBD, melainkan melalui kerja sama dengan Kedai Kopi Satu Visi,” katanya.

Iing menjelaskan salah satu agenda utama festival tersebut adalah kompetisi Cirebon Aeropress 2026, yang mempertandingkan teknik meracik kopi manual dengan 32 peserta dari berbagai daerah. 



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026