Jakarta (ANTARA) - Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah dapat menguat terbatas seiring dampak dari potensi tarif baru AS terhadap negara-negara yang menentang keinginan Washington untuk menguasai Greenland.
“Rupiah diperkirakan akan bergejolak terhadap dolar AS dengan potensi menguat terbatas. Dolar AS melemah pagi ini, dengan investor menghitung dampak dari potensi tarif baru AS terhadap negara-negara yang menentang keinginan AS menguasai Greenland,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.904 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.887 per dolar AS.
Mengutip Kyodo, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor tambahan kepada negara-negara yang tidak mendukung upaya Amerika Serikat mencaplok Greenland.
Sikap Trump yang bersikukuh ingin menguasai Greenland, wilayah otonomi Denmark yang strategis dan kaya sumber daya alam, telah memicu penolakan keras dari para pemimpin Eropa.
Ia menegaskan pulau terbesar di dunia itu harus dikuasai demi keamanan nasional AS karena kehadiran China dan Rusia di kawasan Arktik semakin meningkat.
