Jakarta (ANTARA) - Oliver Glasner memastikan akan meninggalkan posisinya sebagai pelatih Crystal Palace pada akhir musim ini, bertepatan dengan berakhirnya kontraknya bersama klub London tersebut.
Pelatih asal Austria itu memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya di Selhurst Park. Pernyataan ini muncul di tengah rumor dia dikaitkan dengan posisi pelatih Manchester United.
“Saya sudah memberi tahu klub sejak beberapa bulan lalu bahwa saya menginginkan tantangan baru,” ujar Glasner yang dikutip The Guardian pada Jumat.
Berbicara kepada media jelang laga akhir pekan melawan Sunderland, Glasner menegaskan bahwa musim panas adalah waktu yang tepat untuk mencari tantangan baru.
Kontrak pelatih berusia 51 tahun itu memang akan habis di akhir musim ini. Keputusan untuk pergi disebut tidak lepas dari ketidakpuasannya terhadap kebijakan rekrutmen Crystal Palace dalam beberapa jendela transfer terakhir.
Glasner secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya karena klub dinilai gagal membangun momentum setelah keberhasilan menjuarai Piala FA musim lalu.
Akhir pekan lalu, Palace juga harus tersingkir dari Piala FA setelah kalah di babak ketiga dari klub non-liga, Macclesfield.
Tim lapis kedua yang diturunkan Glasner tumbang di Moss Rose, sekaligus mengakhiri upaya Palace mempertahankan gelar.
Di Liga Inggris, Crystal Palace saat ini berada di peringkat ke-13 klasemen sementara, sembari menghadapi tantangan tambahan tampil di kompetisi Eropa musim ini.
