Sumedang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, memastikan kesiapsiagaan semua pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang berjumlah 35 unit dalam mengantisipasi kasus Super Flu di wilayah setempat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumedang Surdi Sudiana di Sumedang, Rabu, meminta semua puskesmas melakukan sosialisasi terkait dengan penyakit itu, meskipun hingga saat ini belum ada kasus di daerah setempat.
"Walaupun kasus Super Flu belum ditemukan atau terdeteksi di Kabupaten Sumedang, atas arahan pimpinan, Dinas Kesehatan juga sudah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui 35 puskesmas yang ada di sini," katanya.
Dia menjelaskan bentuk edukasi dan sosialisasi, berupa imbauan dan pengarahan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap gejala penyakit serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Ia menjelaskan kesadaran masyarakat sebagai penting dalam pencegahan, dengan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala, seperti batuk, pilek, atau demam.
"Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala, seperti batuk, pilek, atau demam. Langkah sederhana ini menjadi bagian dari upaya pencegahan yang dapat dilakukan setiap individu," katanya.
