Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat memfokuskan perbaikan jembatan yang rusak terdampak bencana alam di Kecamatan Bungbulang selama tanggap darurat agar masyarakat secepatnya bisa kembali melakukan berbagai aktivitas dengan aman dan nyaman.
"Di Bungbulang ada empat jembatan yang rusak, dan sangat memarginalkan katakanlah masyarakat Bungbulang, oleh sebab itu kita lakukan percepatan untuk melakukan upaya tanggap darurat," kata Sekretaris Daerah Pemkab Garut juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Nurdin Yana di Garut, Selasa.
Ia menuturkan, hujan deras dengan intensitas tinggi sejak beberapa hari menyebabkan sejumlah kejadian bencana alam banjir dan tanah longsor yang menimbulkan kerusakan pada infrastruktur jembatan di Kecamatan Bungbulang.
Jembatan yang rusak itu, kata dia, merupakan akses jalan masyarakat untuk berbagai aktivitas pendidikan, perekonomian, maupun kegiatan lainnya, untuk itu pemerintah daerah melalukan percepatan perbaikan.
"Oleh sebab itu kita lakukan percepatan untuk melakukan upaya tanggap darurat, jembatan kita bikin nanti dengan seadanya, yang penting masyarakat aktivitasnya bisa berjalan," katanya.
Ia menyampaikan selain daerah Bungbulang, ada juga jembatan terdampak bencana hidrometeorologi yang terputus sehingga tidak bisa digunakan masyarakat di Kecamatan Peundeuy.
Namun jembatan rawayan di Peudeuy itu, kata dia, kini sudah selesai diperbaiki dan masyarakat bisa kembali memanfaatkan jembatan tersebut meski bebannya masih dibatasi.
