Dia menegaskan penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab semua pihak seperti pengusaha, tokoh agama, tokoh pemuda, dan lain-lainnya, sehingga pihaknya berinisiatif melakukan pendekatan pada pengusaha berbagai bidang agar dapat membantu penanganan stunting.
"Tercatat angka persentase kasus stunting di Kabupaten Cianjur terus menurun hingga pertengahan 2025 jumlahnya berada di angka 7,3 persen yang sebelumnya di angka 11,4 persen," katanya.
Pihaknya menargetkan penurunan yang lebih besar di akhir tahun 2025, sehingga bersama dinas terkait lainnya fokus pada langkah pencegahan agar tidak muncul kasus baru. "Ini menjadi tugas bersama agar angka stunting terus menurun hingga nol kasus," katanya.
