Tasikmalaya (ANTARA) - Kepolisian Resor Tasikmalaya mendirikan Posko Siaga Bencana di jalur rawan tanah longsor di Tapal Kuda, Jalan Raya Singaparna-Garut, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sebagai langkah kesiapan menanggulangi bencana alam.
"Kami Polres Tasikmalaya yang berinisiasi mendirikan Posko Siaga Bencana, tentu dengan pemkab dan instansi lain," kata Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah di Tasikmalaya, Kamis.
Ia menjelaskan Polres Tasikmalaya dan TNI siap bersinergi untuk melakukan mitigasi dan penanggulangan daerah terdampak bencana alam.
Posko tersebut, kata dia, dibangun di jalur provinsi perbatasan Tasikmalaya-Garut yang sudah dilengkapi dengan peralatan penanganan kebencanaan dan personel yang siap siaga diturunkan apabila terjadi bencana alam di daerah itu maupun daerah lainnya.
"Ini sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah bersama kami kepolisian dan juga TNI dalam mengantisipasi kebencanaan," katanya.
Ia menjelaskan posko tersebut sebagai pusat koordinasi dengan instansi lain maupun sukarelawan yang juga sudah siap siaga di sejumlah tempat, terutama di daerah rawan bencana alam.
Kebutuhan logistik maupun alat berat, kata dia, disiapkan di posko tersebut yang siap diturunkan ke lokasi bencana di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya jalur provinsi daerah rawan longsor.
"Adanya langkah kesiapsiagaan ini diharapkan penanganan bencana dapat berjalan cepat, terarah, dan mengutamakan keselamatan masyarakat," katanya.
Ia menambahkan keberadaan posko tersebut bukan berarti siap menghadapi bencana alam, tetapi sebagai kesiapan diri karena tentunya berharap tidak ada bencana alam.
"Kami tidak berharap ada bencana, tetapi kesiapan harus dilakukan," katanya.
