Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mencatat pencapaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) baru mencapai 30 persen dari total siswa penerima manfaat sekitar 400 ribu orang, mulai dari PAUD hingga sekolah kesetaraan.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin di Cianjur, Selasa, mengatakan selama ini pihaknya mendapat laporan dari kecamatan terkait pelayanan MBG yang masih jauh dari target dan bahkan belum berjalan, terutama di wilayah selatan.
"Percepatan sangat diperlukan karena bisa menjadi kesenjangan antara sekolah yang sudah menerima dan belum, sehingga dapat menimbulkan pengaruh yang cukup besar terlebih saat penerimaan peserta didik baru," katanya.
Dia menjelaskan sekolah yang sudah mendapatkan biasanya jumlah siswanya bertambah dibandingkan dengan sekolah yang belum menerima Program MBG, sehingga ke depan semua satuan pendidikan segera mendapatkan pelayanan MBG.
Selama ini pihaknya mengajukan sekitar 400 ribu anak yang harus terlayani, mulai dari sekolah PAUD, SD, SMP, maupun SMA sederajat, namun masih rendahnya pencapaian membuat pihaknya melakukan koordinasi lintas sektoral guna meningkatkan pelayanan.
Termasuk dengan Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah 6 untuk mempercepat pendistribusian MBG dengan meminta seluruh pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama di wilayah selatan Cianjur, mempercepat realisasi Program MBG.
“Kewajiban kita bersama untuk melayani dan memastikan program pemerintah pusat berjalan secara menyeluruh mulai dari utara hingga selatan, mulai dari tingkat PAUD sampai SMA sederajat, termasuk siswa sekolah kesetaraan,” katanya.
Program MBG, lanjut dia, membawa dampak positif bagi peserta didik. Selain membantu pemenuhan gizi, program tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar para siswa sehingga lebih bersemangat karena mendapat asupan gizi yang cukup.
"Kami menargetkan sampai awal tahun Program MBG dapat berjalan 100 persen di seluruh sekolah yang ada di Cianjur, mulai dari utara sampai selatan," katanya.
