Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, menempatkan sejumlah personel termasuk dari jajaran Polsek guna mengimbau pengendara meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan bencana termasuk pohon tumbang dari utara hingga selatan.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Rabu, mengatakan jalur utama Cianjur mulai dari utara hingga selatan Cianjur rawan terjadi bencana alam termasuk longsor, pergeseran tanah, banjir dan pohon tumbang.
Titik rawan terjadi bencana alam terutama saat hujan turun lebat mulai dari jalur Puncak hingga Cugenang, Karangtengah hingga Haurwangi, dan perbatasan Cianjur dengan Sukabumi mulai dari Warungkondang hingga Gekbrong.
"Meski hujan belum merata namun sejumlah bencana alam sempat dilaporkan terjadi seperti pohon tumbang dan banjir di jalur utama Cianjur, sehingga perlu diwaspadai pengendara yang melintas, sehingga dua sampai empat orang personil ditempatkan di titik rawan," katanya.
Pihaknya juga telah menambah sejumlah rambu peringatan agar dipatuhi pengendara yang melintas guna menghindari hal yang tidak diinginkan, saat hujan turun deras tidak berhenti atau parkir di bawah pohon besar yang rawan tumbang.
Petugas dari Satlantas Polres Cianjur dibantu jajaran Polsek akan mengimbau pengendara yang melintas di jalur rawan untuk tetap mematuhi aturan lalulintas dan mendengarkan anjuran agar selamat sampai tujuan.
Bahkan saat memasuki musim penghujan, pihaknya membekali petugas dengan alat bermesin guna melakukan penanganan cepat ketikan terjadi bencana mulai dari gergaji mesin, cangkul dan sekop, serta alat penunjang lainnya.
"Kami berharap tidak ada bencana alam yang terjadi seiring peralihan cuaca, namun kesiapsiagaan tetap harus ditingkatkan termasuk penanganan cepat ketika terjadi bencana," katanya.
Termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait di daerah, provinsi, dan pusat guna menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan longsor yang kerap menutup landasan jalan mulai dari utara hingga selatan Cianjur, sehingga dapat dilakukan penanganan cepat.
"Kami akan terus bersinergi dengan berbagai kalangan, dinas, instansi dan organisasi kemanusiaan yang ada guna membantu meringankan beban masyarakat termasuk melakukan penanganan cepat bersama ketika terjadi bencana," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.