Jakarta (ANTARA) - Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memprediksi nilai tukar (kurs) rupiah menguat seiring delegasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akan segera bertemu.
“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS di tengah harapan investor akan meredanya tensi China-AS, dengan kedua delegasi akan bertemu segera dan Trump akan bertemu Xi,” ujarnya di Jakarta, Selasa.
Mengutip Anadolu, Trump mengatakan bahwa dirinya akan bertemu Presiden China di Korea Selatan.
Presiden AS berharap dapat mencapai kesepakatan yang adil dengan Beijing pasca-pertemuan itu, dan diyakini akan memiliki hubungan yang sangat baik dengan China.
Trump juga menyatakan telah diundang untuk mengunjungi China dan berencana untuk melakukan perjalanan tersebut di awal tahun depan.
“Trump memastikan investor dan mengatakan semua akan baik-baik saja. Pembahasannya sangat luas terutama mineral langka. Jadi, kecil kemungkinan akan ada terobosan atau deal yang signifikan, namun investor cukup senang jika tidak terjadi eskalasi saja,” ujar Lukman.
